PELATIHAN PEMULASARAAN JENAZAH
HENY JULIANA SARI 16 Desember 2024 13:24:35 WIB
GADING-SIDASAMEKTA, Pelatihan Pemulasaraan Jenazah dilakukan pada Minggu (15/12/2024)
Pemerintah Kalurahan sebagai bentuk support pada komponen agama salah satunya agama Islam melakukan pelatihan pemulasaraan jenazah yang diikuti oleh takmir dan dan anggota masyarakat.
Pemulasaraan jenazah menurut Islam memiliki beberapa tahapan yang harus dilakukan dengan penuh rasa hormat dan kesabaran. Berikut adalah langkah-langkahnya:
Sebelum Pemulasaraan
1. Memastikan kematian: Pastikan bahwa orang tersebut benar-benar telah meninggal dengan memeriksa tanda-tanda kematian seperti tidak bernapas, tidak berdenyut, dan tidak bergerak.
2. Menutup mata dan mulut: Tutup mata dan mulut jenazah untuk menghormati dan menjaga kesucian.
3. Menghentikan pergerakan: Jangan memindahkan atau menggerakkan jenazah kecuali untuk keperluan pemulasaraan.
Tahapan Pemulasaraan
1. Mandi Jenazah (Ghusl): Membersihkan tubuh jenazah dengan air, termasuk:
- Membersihkan kotoran.
- Membasuh wajah dan tangan.
- Membasuh kaki.
- Membasuh seluruh tubuh.
1. Mengkafani: Mengenakan kain kafan putih yang bersih dan sederhana untuk menutupi tubuh jenazah.
2. Shalat Jenazah: Melakukan shalat khusus untuk jenazah, yang terdiri dari:
- Takbir (mengucapkan "Allahu Akbar").
- Surat Al-Fatihah.
- Berdoa untuk jenazah.
- Takbir kedua.
- Berdoa untuk orang-orang yang masih hidup.
1. Penguburan: Menguburkan jenazah di tempat yang sesuai, dengan:
- Menghadap kiblat.
- Menguburkan secara vertikal (dalam posisi berdiri).
- Menutupi kubur dengan tanah.
Setelah Pemulasaraan
1. Membaca doa: Membaca doa-doa khusus untuk jenazah, seperti Surat Yaasiin dan Ayat Kursi.
2. Mengucapkan bela sungkawa: Mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
3. Membantu keluarga: Membantu keluarga dalam menghadapi kesedihan dan memenuhi kebutuhan mereka.
Larangan
1. Tidak boleh menunda pemulasaraan: Pemulasaraan harus dilakukan secepatnya.
2. Tidak boleh membuka kubur: Kubur tidak boleh dibuka kecuali untuk alasan yang sangat penting.
3. Tidak boleh melakukan ritual yang tidak sesuai: Tidak boleh melakukan ritual yang tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Sumber
1. Al-Qur'an dan Hadits.
2. Kitab Fiqh (seperti Fiqh Sunnah dan Fiqh Hanafi).
3. Fatwa dari ulama dan organisasi Islam.
Pastikan untuk berkonsultasi dengan ulama atau ahli agama untuk memastikan pemulasaraan dilakukan sesuai dengan ajaran Islam.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Statistik Kunjungan
Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |