PELATIHAN PEMBUATAN BATIK ECOPRINT PIS-PIWK DINAS KOPERASI DAN UMKM KABUPATEN GUNUNGKIDUL

HENY JULIANA SARI 05 Februari 2025 14:37:59 WIB

GADING-SID, Pemerintah Kalurahan Gading mengirimkan 20 perwakilan yang terdiri dari 10 dusun untuk mengikuti pelatihan pembuatan batik ecoprint yang dilaksanakan selama 3 hari di Balai Kalurahan Gading dimulai pada Selasa (04/02/2025).

Pembuatan batik ecoprint adalah proses pembuatan batik yang menggunakan teknik ecoprint, yaitu teknik mencetak motif pada kain dengan menggunakan daun-daun dan bahan alam lainnya.

Berikut adalah langkah-langkah pembuatan batik ecoprint:

1. Persiapan bahan: Siapkan kain putih yang akan digunakan sebagai bahan dasar, daun-daun yang akan digunakan sebagai motif, dan bahan alam lainnya seperti ranting, bunga, atau kulit kayu.
2. Mencuci dan mengeringkan kain: Cuci kain putih dengan air dingin dan keringkan dengan cara dijemur atau menggunakan mesin pengering.
3. Membuat motif: Pilih daun-daun yang akan digunakan sebagai motif dan susunlah pada kain putih dengan cara yang diinginkan.
4. Mencetak motif: Tutup kain dengan kain lainnya dan tekan dengan kuat agar daun-daun menempel pada kain. Biarkan selama beberapa jam atau semalaman.
5. Menghilangkan daun: Setelah motif tercetak, hilangkan daun-daun dari kain dengan cara mencucinya dengan air dingin.
6. Mengolah warna: Jika diinginkan, kain dapat diolah dengan warna alami seperti daun indigo, daun mangga, atau kulit kayu.
7. Mengeringkan kain: Keringkan kain dengan cara dijemur atau menggunakan mesin pengering.
8. Finishing: Setelah kain kering, lakukan finishing dengan cara mencuci kain dengan air dingin dan mengeringkannya dengan cara dijemur atau menggunakan mesin pengering.

Kelebihan batik ecoprint adalah:

- Ramah lingkungan: Batik ecoprint menggunakan bahan alam yang dapat diperbarui dan tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya.
- Unik: Motif batik ecoprint sangat unik dan tidak dapat diulang karena menggunakan daun-daun yang berbeda-beda.
- Mempertahankan tradisi: Batik ecoprint mempertahankan tradisi pembuatan batik yang telah ada sejak lama.

Namun, batik ecoprint juga memiliki beberapa kelemahan, seperti:

- Waktu yang lama: Proses pembuatan batik ecoprint memerlukan waktu yang lama karena harus menunggu daun-daun menempel pada kain.
- Keterbatasan motif: Motif batik ecoprint terbatas pada daun-daun yang digunakan, sehingga tidak dapat membuat motif yang kompleks.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar