KESEHATAN MENTAL ANAK PERLU PERHATIAN BERSAMA
HENY JULIANA SARI 10 Februari 2026 13:29:13 WIB
WHO menegaskan bahwa bunuh diri bukan hanya isu orang dewasa. Risiko ini juga dapat muncul pada anak dan remaja, terutama ketika distres psikologis bertemu dengan minimnya dukungan emosional.
Pada anak, keinginan bunuh diri sering kali bukan tentang kematian, melainkan tentang rasa putus asa yang tidak mampu mereka ungkapkan dengan kata-kata. Diam, perubahan perilaku, menarik diri, atau ledakan emosi bisa menjadi sinyal bahwa anak sedang membutuhkan pertolongan.
Peran orang tua, keluarga, guru, dan lingkungan sangat penting untuk mendengarkan tanpa menghakimi, hadir secara emosional, dan memberikan rasa aman. Dukungan sederhana, perhatian tulus, dan komunikasi yang hangat dapat menjadi pelindung yang sangat berarti bagi kesehatan mental anak.
Jika anak atau remaja menunjukkan tanda-tanda gangguan psikologis, jangan ragu untuk mencari bantuan tenaga kesehatan atau profesional kesehatan jiwa. Bersama, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih peduli, aman, dan penuh harapan bagi generasi masa depan.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Peringatan Hari Jadi ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta
- Peraturan Kalurahan Gading Nomor 6 Tahun 2025
- Peraturan Kalurahan Gading Nomor 1 Tahun 2026
- INFO GRAFIS APBKAL 2026
- INFO GRAFIS PERTANGGUNGJAWABAN APBKAL 2025
- REAKTIVASI KEPESERTAAN PBI JK KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2026
- PENCERMATAN BKK DAIS PERTANAHAN TAHUN 2026


















